Feeds:
Posts
Comments

Orang nomor 1 di Densus 88

Tito Karnavian adalah perwira Polri yang jenius, yang berhasil membongkar jaringan teroris pimpinan Noordin Moch Top. Kombes Tito Karnavian naik pangkat menjadi Brigjen dan naik jabatan menjadi Kepala Densus 88. Tito Karnavian menggantikan Brigjen (Pol) Saut Usman Nasution, yang menjabat Direktur I Keamanan dan Transnasional Bareskrim Polri.

Tito Karnavian kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 26 Oktober, ini mengenyam pendidikan SMA Negeri 2 Palembang. Tito melanjutkan pendidikan Akabri tahun 1987. Tito menyelesaikan pendidikan di University of Exeter di Inggris tahun 1993 dan meraih gelar MA dalam bidang Police Studies, dan menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta tahun 1996 dan meraih S-1 dalam bidang Police Studies.

Tito Karnavian juga menyelesaikan pendidikan di Massey University Auckland di Selandia Baru tahun 1998 dalam bidang Strategic Studies, dan mengikuti pendidikan di Nanyang Technological University, Singapura, tahun 2008 sebagai kandidat PhD dalam bidang Strategic Studies.

Karier Tito dalam kepolisian cepat melesat berkat prestasi yang dicapainya. Tahun 2001, Tito yang memimpin Tim Kobra berhasil menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, putra (mantan) Presiden Soeharto. Berkat sukses menangkap Tommy, Tito termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa.

Tahun 2004, ketika Densus 88 dibentuk untuk membongkar jaringan terorisme di Indonesia, Tito Karnavian yang saat itu menjabat Ajun Komisaris Besar (AKBP) memimpin tim yang terdiri dari 75 personel. Unit antiteror ini dibentuk oleh Kapolda Metro Jaya (waktu itu) Irjen Firman Gani.

Tito juga termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Densus 88 Antiteror, yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005.

Densus 88 juga berhasil menangkap 19 dari 29 warga Poso yang masuk dalam DPO di Kecamatan Poso Kota, 2 Januari 2007. Tito dan sejumlah perwira Polri lainnya juga sukses membongkar konflik Poso dan meringkus orang-orang yang terlibat di balik konflik tersebut.

Terbongkarnya jaringan terorisme di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini, termasuk pengepungan teroris di Solo pada 17 September 2009 yang menewaskan empat orang, termasuk satu di antaranya Noordin Moch Top.

Kejeniusan Tito dalam mengendus keberadaan Noordin inilah yang membuat Tito Karnavian mendapat promosi kembali. Tito kini menjadi orang nomor satu dalam Densus 88, detasemen antiteror Mabes Polri. Lima tahun lalu, Tito yang berpangkat AKBP juga memimpin unit kecil antiteror ini, yang kemudian berkembang menjadi detasemen khusus.

sumber kaskus.us

CALIFORNIA – Perusahaan keamanan Panda Labs telah menemukan sebuah situs yang menawarkan untuk meng-hack sebuah akun Facebook dengan biaya USD100.

Situs yang terdaftar di Moskow, Rusia ini mengklaim mampu melakukan hack terhadap akun Facebook dengan tingkat keberhasilan hingga 99 persen. Situs yang tidak diketahui domainnya ini cukup rapi dijalankan, karena terbukti telah berjalan hingga empat tahun lamanya.

Menurut Direktur Panda Labs Luis Corrons, situs tersebut bisa saja digunakan untuk menipu pengunjung. Pasalnya, pengguna diwajibkan untuk mengisi ID dan password Facebook yang dimilikinya.

Seperti yang dilansir Geeks, Sabtu (26/9/2009) setelah melalui proses pendaftaran, pengunjung diberikan pilihan untuk “Hack It”, di mana situs mengklaim telah berhasil mendapatkan password yang ingin dituju. Padahal, akun kita sendiri juga telah dicuri.

Panda Labs berspekulasi bahwa di belakang kejahatan internet di situs ini adalah anggota dari Mafia Internet Eropa Timur. Pasalnya, pembayaran dilakukan melalui Western Union ke Ukraina. (tyo)

sumber okezone.com

dikutip dari okezone.com
Sistem perhitungan pemilu presiden (Pilpres) 2009 melalui SMS bisa dibilang sukses. Hal ini tidak lepas dari peran serta Open Source yang 100 persen digunakan dalam sistem ini.

“Sistem SMS Pemilu Pilpres 2009 ini kami beri nama SERIS. Sistem ini memungkinkan tabulasi pemilu yang cepat, akurat, transparan, aman, mudah digunakan dan dikembangkan,” ujar Harry Sufehmi kepada Okezone, Selasa (9/7/2009).

Menurut Harry, proses perhitungan otomatis di engine SERIS sangat akurat, karena proses parsing yang minim resiko kekeliruan deteksi, dan didukung oleh berbagai algoritma verifikasi serta validasi internal.

“Namun begitu, mencapai tingkat keamanan 100 persen adalah hal yang mustahil, terutama dengan keterbatasan waktu pada proyek ini. Walaupun begitu kami berusaha semaksimal kemampuan kami untuk mengusahakan pencapaian yang sedekat mungkin pada target tersebut,” papar Harry.

Harry mengaku pihak KPU, melalui anggota KPU Abdul Azis menganggap proyek ini cukup sukses. Dari sisi kecepatan, SERIS telah membuktikan dalam hitungan jam, hasil perhitungan puluhan ribu TPS telah masuk ke sistem tersebut.

“Pihak KPU terkesan dengan hasilnya dan berharap di massa depan bisa terus melanjutkan kerja samanya dengan komunitas Open Source ini,” tandas Harry.

Harry Sufehmi adalah sistem arsitek yang bertugas mendesain SERIS. Saat ini ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI). Ia tidak sendirian mengembangkan SERIS. Bersamanya terdapat tujuh orang lainnya, yang kebanyakan juga dikenal sebagai blogger. Penggagas sistem SERIS ini sendiri, sekaligus menjabat sebagai lead developer, adalah Riyogarta Pratikto, seorang blogger yang sempat mengadakan debat terbuka dengan Roy Suryo pada 2008 silam.
(srn)

Jakarta – Pekerja IT di Indonesia yang memiliki sertifikasi profesi masih sedikit. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya kesadaran kompetensi. Padahal sertifikasi bukan hanya memberikan keuntungan bagi pekerja tapi juga kepada perusahaan tempat bekerja.

Hal tersebut dikatakan oleh Chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, Dimitri Mahayana saat berbincang dengan detikINET, Selasa (7/7/2009). Menurutnya pekerja IT di Indonesia masih memikirkan manfaat sertfikasi hanya bagi dirinya sendiri bukan keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan dengan adanya sertifikasi tersebut.

“Separuh dari responden kami beranggapan bahwa sertifikasi tidak mempengaruhi kompetensi. Pola pikirnya masih melihat diri sendiri, bukan perusahaan keseluruhan,” paparnya.

Padahal, lanjutnya, secara global berdasarkan hasil survey TechRepublic.com pada 2008, menunjukkan bahwa 64 persen responden menilai sertifikasi sangat mempengaruhi kompetensi pribadi apalagi perusahaan.

Dari survei yang dilakukan oleh Sharing Vision terungkap bahwa 71,4 persen dari 3.267 responden pekerja TI di Indonesia belum memiliki sertifikasi. Hal ini sejalan dengan jawaban responden yang menyebut manfaat terbesar yang dirasakan yaitu mampu meningkatkan kolaborasi dengan manajemen, berdampak positif ke finansial perusahaan, serta meningkatkan kredibilitas perusahaan.

“Di sisi lain, perusahaan sendiri belum memperlakukan layak pemegang sertifikasi. Mayoritas manajer TI masih lebih memperhatikan latar belakang kompetensi, terutama pendidikan terakhirnya,” tandas pria yang juga berprofesi sebagai dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB ini menjelaskan.

sumber : detiknet.com

Ancur saya klau nda ikut sebab itu tulang punggung menuju kemenangan waaaaaaaaaaaaaaaaH…GaWat tanggal 8 juli LIBUR pilpres truss tanggal 9 batas pembayaran akhir dimana ma cari uang…mungkin salah satu jalan keluarnya ane mesti jual salah satu aset paling berharga di kamar tapi mudah-mudahan laku mahal coz barang bekas.Mudah-mudahan Nilai Final yang keluar Memuaskan deh..

puuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusing
:) ) :) ] ;) ) ;;) :D ;) :p :( ( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =)) :.(( B-) 0:: :v) OK* 0[] 0″* :b: v0^ 2 …

…. :) ) :) ] ;) ) ;;) :D ;) :p :( ( :) :( :X =(( :-o :

-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =)) :.(( B-) 0:: :v) OK* 0[] 0″* :b: v0^ 2
pisssssssssssssssssssssssss
Budaya ngeblog adalah budaya baca dan menulis dalam skala massal. Sebuah budaya yang dilakukan bangsa-bangsa maju dan civilized. Indonesia akan tetap berkutat dalam kemunduran kalau masih stagnan pada budaya lisan dan enggan mereformasi diri. Setiap Blogger Indonesia “berkewajiban” untuk mengajak rekan-rekannya ngeblog–dengan bahasa Inggris atau Indonesia – untuk sama-sama menuju tradisi baru insan modern.

Jangan Menyerah

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa

Firewall sederhana

Firewall Sederhana
Tue, 07/15/2008 – 16:26 — oleh Adi Nugroho
Gara gara diskusi di milis IATEL, saya menulis firewall sederhana di bawah ini. Judulnya saja Firewall Sederhana, jadi tulisan ini bukan untuk membuat firewall yang benar benar bagus.
Pada dasarnya, ada dua cara untuk membuat firewall:
1. Buka semua, lalu tutup port port yang tidak diijinkan
2. Tutup semua, lalu buka port port yang diperbolehkan.
Cara pertama paling mudah, karena kalau salah setting, paling paling cuman menjadi kurang aman, tetapi sistem tetap jalan.
Cara kedua lebih sulit, karena kadang kadang kita tidak tahu port port apa saja yang perlu dibuka.
Tulisan ini membahas cara kedua.
Agar tidak rumit, tapi aku usahakan untuk disederhanakan sesederhanaaa mungkin, tapi tetap cukup aman.
Firewall untuk komputer pribadi/workstation kita
Komputer workstation kita biasanya kita gunakan untuk mengakses sesuatu atau server yang ada di jaringan atau di iNternet. Jadi, kita membolehkan paket untuk keluar, dan paket yang masuk haruslah hanya jawaban (reply) dari permintaan (request) kita.
Pertama tama, kita tutup dulu INPUT dan FORWARD:
iptables -P INPUT DROP
iptables -p FORWARD DROP
Lalu kita buka jawaban masuk
iptables -A INPUT -m state –state related, established -j ACCEPT
Setelah selesai, maka seharusnya kita dapat tetap mengakses internet dengan nyaman, namun komputer kita tidak bakal menjawab permintaan dari luar. Kalau mau lebih paranoid, akses ke luar pun kita bisa tutup (iptables -P OUTPUT DROP), lalu kita ijinkan hanya yang kita perbolehkan saja.

Firewall untuk server kita
Komputer server kita biasanya kita gunakan untuk diakses dari luar. Kalau ada akses keluar, perlu dicurigai, apakah itu backdoor :) . Jadi, kita membolehkan paket masuk untuk port port yang kita inginkan, dan paket yang keluar haruslah hanya jawaban (reply) dari permintaan (request) dari luar.
Pertama tama, kita tutup dulu INPUT, OUTPUT dan FORWARD:
iptables -P INPUT DROP
iptables -P OUTPUT DROP
iptables -p FORWARD DROP
Lalu kita buka akses masu untuk port yang kita inginkan, misalnya, untuk web server:
iptables -A INPUT -p tcp –dport 80 -j ACCEPT
Dan kemudian kita buka jawaban dari server kita, misalnya:
iptables -A OUTPUT -p tcp –sport 80 -m state –state related, established -j ACCEPT
Maka webserver kita bisa diakses, tapi:
* Kita tidak bisa mengakses ke luar
* Server kita tidak akan mau menjawab permintaan ke port port yang lain.
Tinggal ditambahkan saja ijin ijin untuk port port yang lain, seperti port 25 untuk mail, port 110 untuk pop-3 dll. Bisa diketik 1 baris per port, atau dengan perulangan for-do.
Sedikit catatan:
Beberapa layanan membutuhkan akses keluar.
Misalnya mail server, agar dapat mengirim e-mail, maka kita harus membuka akses keluar untuk port 25. Begitupun beberapa layanan lain membutuhkan akses akses tertentu. Cara untuk mengetahuinya adalah:
* Matikan firewall
* tcpdump, dan lihat paket paket apa saja yang lewat jika kita mengakses layanan tersebut
* Buka dokumentasi untuk mencocokkannya dengan standard.
Ok, begitulah tulisan singkat ini. Sekali lagi, judulnya saja Firewall Sederhana, jadi tulisan ini bukan untuk membuat firewall yang benar benar bagus. Ada tulisan yang cukup sederhana untuk dibaca di komputer kita, yaitu di /usr/share/doc/packages/iptables/. Selamat membaca.

Teknologi WiMAX 4G

Apa sih WiMAX 4G? itu pasti pertanyaan yang muncul ketika membaca judul di atas, berikut saya berikan beberapa referensi artiel teknologi 4G yang dapat saya rangkum di sini :

kutipan dari ebizzasia.com

tak seperti komunikasi generasi kedua (2G) dan ketiga (3G), WiMAX (4G) ini dapat diintegrasikan dengan jejaring kabel Ethernet. Ini semakin memungkinkan pedesaan di pedalaman dapat terhubung menggunakan jejaring kabel Ethernet menggunakan telepon IP (VoIP). Komunikasi data paket berbasis IP (Protokol Internet) dapat dioptimalkan oleh WiMAX.

Meskipun standar WiMAX tak memasukkan dukungan penuh terhadap perangkat bergerak (karena tak ditujukan untuk mematikan 3G, seperti PDA ( personal digital assistant ) dan ponsel, namun kehadirannya sangat revolusioner, yang boleh dikata akan mengancam duopoli cable modem/DSL ( Digital Subscriber Line ). Dengan WiMax, nantinya, selain jangkauan layanannya yang lebih luas dan menutup blankspot, juga koneksi akan tersedia di mana saja ( always on ).

kutipan dari telkom.info

ITU (International Telecommunications Union) tengah dalam proses mempersiapkan standard seluler 4G. Teknologi 4G harus memungkinkan layanan voice berbasis IP, serta streaming multimedia dalam kecepatan yang lebih tinggi daripada sekarang. ITU-R (Radiocommunication Sector) mengharapkan bahwa standard akan mencakup kecepatan data setidaknya 100 Mb/s, serta penggunaan OFDMA, yaitu versi multiuser dari OFDM. Tentu semua harus berbasis IP dan packet. Keluarga 3G saat ini — termasuk WCDMA, HSDPA, CDMA2000, dan EVDO — dirancang dengan optimasi pada jaringan suara.

kutipan dari indocir.com

Sebetulnya sejak tahun 2005-an yang lalu implementasi pre-4G sudah mulai di lakukan oleh para pejuang di Indonesia tanpa sepengetahuan / ijin dari pemerintah tentunya. Salah satu ciri khas 4G adalah seluruh jaringan, termasuk handphone yang digunakan berbasis IP. Tidak seperti generasi sebelumnya yang rata-rata sambungan IP dilakukan di tingkat sentral telepon, atau paling dekat pada tingkat base station di 3G+. Seperti di jelaskan oleh Dana Blair dari Cisco dalam presentasinya yang berjudul “4G: The End of the Intelligent Network”, konsekuensi seluruh jaringan yang berbasis IP, sebetulnya teknologi yang kita gunakan adalah teknologi Internet Telepon (VoIP) terutama menggunakan teknologi Session Initiation Protocol (SIP).

Semoga Bisa Menjadi Informasi Hangat Yang bermanfaat

sumber : http://www.ridhocyber.web.id/teknologi-wimax-4g/

Older Posts »