dikutip dari okezone.com
Sistem perhitungan pemilu presiden (Pilpres) 2009 melalui SMS bisa dibilang sukses. Hal ini tidak lepas dari peran serta Open Source yang 100 persen digunakan dalam sistem ini.
“Sistem SMS Pemilu Pilpres 2009 ini kami beri nama SERIS. Sistem ini memungkinkan tabulasi pemilu yang cepat, akurat, transparan, aman, mudah digunakan dan dikembangkan,” ujar Harry Sufehmi kepada Okezone, Selasa (9/7/2009).
Menurut Harry, proses perhitungan otomatis di engine SERIS sangat akurat, karena proses parsing yang minim resiko kekeliruan deteksi, dan didukung oleh berbagai algoritma verifikasi serta validasi internal.
“Namun begitu, mencapai tingkat keamanan 100 persen adalah hal yang mustahil, terutama dengan keterbatasan waktu pada proyek ini. Walaupun begitu kami berusaha semaksimal kemampuan kami untuk mengusahakan pencapaian yang sedekat mungkin pada target tersebut,” papar Harry.
Harry mengaku pihak KPU, melalui anggota KPU Abdul Azis menganggap proyek ini cukup sukses. Dari sisi kecepatan, SERIS telah membuktikan dalam hitungan jam, hasil perhitungan puluhan ribu TPS telah masuk ke sistem tersebut.
“Pihak KPU terkesan dengan hasilnya dan berharap di massa depan bisa terus melanjutkan kerja samanya dengan komunitas Open Source ini,” tandas Harry.
Harry Sufehmi adalah sistem arsitek yang bertugas mendesain SERIS. Saat ini ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI). Ia tidak sendirian mengembangkan SERIS. Bersamanya terdapat tujuh orang lainnya, yang kebanyakan juga dikenal sebagai blogger. Penggagas sistem SERIS ini sendiri, sekaligus menjabat sebagai lead developer, adalah Riyogarta Pratikto, seorang blogger yang sempat mengadakan debat terbuka dengan Roy Suryo pada 2008 silam.
(srn)







